Marilah bergabung bersama kami RELAWAN (NETRAL) melakukan gerakan WORO-WORO Mengusung dan memberangkatkan, mendukung,memilih ASLI WONG NGANJUK Calon Perseorangan Bupati/Wakil Bupati:H.NJONO DJOJO ASTRO – KH.A.SYAIFUL ANAM (NETRAL)
Free Domain Name Registration

SURAT TERBUKA-TERBATAS

Kepada

Yth. 1. Bpk. H. Njono Djojo Astro

2. Bpk. KH. A. Syaiful Anam, Spdi. Msi

3. Ketua Tim Netral

4. Sekretaris Tim beserta Jajaran Sekretariat Netral.

Di

NGANJUK.

Assalamu’alaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh.

Dengan segala kerendahan hati dan dengan segenap penghormatan yang setinggi-tingginya bersama ini saya menyatakan Mengundurkan Diri : dari sebagai karyawan Sekretariat Netral Jalan Kartini no 55 – 57 Nganjuk. Mohon perkenan Bapak menerima ucapan tulus terima kasih saya.

Sejak bulan April mengabdikan diri dengan hampir seluruh waktu menyiapkan persiapan administrasi kesekretariatan, dukungan, motifasi-lapangan hingga datangnya Berkah Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Netral pasti berhasil menjadi Calon Bupati dan Wakil Buapati Nganjuk Harapan Masyarakat Nganjuk. Beberapa dari semua upah bulanan saya telah saya terima dan bermanfaat serta barokah bagi ekonomi keluarga saya.

Seiring dengan itu, saya juga memohon sudi kiranya Bapak memaafkan saya atas pengunduran diri saya ini. Perkenankan pula saya menjelaskan sekaligus sebagai hanya satu-satunya sebab dan alasannya, ; yaitu sejak tgl 25 September 2012 putri saya datang dari Sumatra untuk rujukan berobat ke RSU Surabaya. Meskipun semua kegiatan kesekretariatan tetap saya kendalikan, namun sejak itu pula saya tidak berada selama 24 jam di Sekretariat Netral seperti biasanya.

Oleh karena keterdesakan ekonomi rumah tangga saya, dengan keberanian dan keterpaksaan saya mengajukan keluhan dan pada tanggal 13 Oktober 2012 memohon untuk dibayarkan upah kerja bulan September 2012 dan Alhamdulillah saya diberikan kasbon sebesar Rp. 3 juta rupiah dengan rincian Rp. 2 juta kas bon bagi saya dari perhitungan Upah bulan September yang telah disetujui sebesar Rp. 10.384.615,- dan Rp. 1 juta untuk kasbon bagi Ninok dari Upah Bulan September yang telah disetujui sebesar Rp. 2.942.308,-

Saya sangat berterima kasih dan benar-benar terbantu dengan kasbon itu, sehingga pengobatan putri saya dapat dipindahkan menjadi berobat jalan (sesuai kemampuan biaya) di RSU terdekat. Saya ayah buruk jika mempertahankan 24 jam pekerjaan dan membiarkan anak sakit tanpa biaya.

Saya sadar bahwa pekerjaan itu menuntut juga tanggung jawab untuk harus siap 24 jam dan tidak ada pilihan lain, maka seyogyanya dengan segala kerendahan hati saya mohon bahwa hanya itu satu-satunya alasan saya mengundurkan diri boleh kiranya dimaklumi.

“Tidak ada pekerja maha penting”. Itulah prinsip dalam kerja saya, sehingga telah saya lakukan koordinasi dan pemindahan status pekerjaan terhadap yang telah dikerjakan, sedang dikerjakan dan akan dikerjakan oleh saya dan staf kepada Ketua Tim dan Sekretaris Tim Netral sebagaimana Bapak H. Njono Djojo Astro ketahui waktu dan tempatnya.

Sebagai pekerja administrasi system profesional dan motifator profesional, saya dapat mempertanggungjawabkan semua yang perlu, baik moril maupun materiil. Untuk itu tentulah diperlukan klarifikasi, baik kepada Bapak sebagai Owner (bila Bapak memerlukan), tetapi juga (harus) secara terbuka kepada semua pihak yang telah saya berikan motifasi. Hal itu adalah tanggung jawab dan atau keniscayaan bagi profesi seorang motifator.

Sebagai pekerja dan juga simpatisan yang sudah membuat dan melaksanakan serta mengevaluasi seluruh kegiatan, tentulah memahami semua system secara utuh di Sekretariat Netral, untuk itu sebagai profesional saya bersedia dan siap diandalkan untuk menjaga setiap hal yang bersifat kerahasiaan disetiap detailnya dengan berimbang.

Demikian pengunduran diri saya ini saya ajukan secara terbuka. Dengan junjungan yang tinggi saya mengucapkan “selamat atas keberhasilan Bapak menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk pada pilkada Nganjuk 12 – 12 – 2012”.

Kepada beberapa pihak (Ketua Tim, Sekretaris Tim, Anggota Tim beserta segenap Jajarannya), saya menyampaikan terimakasih atas kebersamaan kita selama ini. Kesan kemesraan, kesan kebersamaan yang indah, mendalam akan terus ada dihati saya ; “Bahwa Saudara/i sekalian adalah kekasih saya. Saya tidak dapat memberikan yang terbaik bagi Saudara/i, tetapi yang terbaik yang ada pada saya telah saya lakukan, hanya itu selama kebersamaan kita”.

Wassalamu’alaikum Warrohmatullai Wabarokatuh.

Nganjuk, 15 Oktober 2012.

Hormat saya

Susilo Raharjo

Sabtu, 21 Juli 2012

Nganjuk



Kabupaten Nganjuk berada di jalur utama Madiun – Solo – Bandung - Jakarta dan Surabaya, serta jalur utama Kediri – Blitar - Malang. Dilintasi jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya – Yogyakarta - Jakarta) dengan stasiun terbesarnya Kertosono. Posisi ini menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagal jalur urat nadi mobilitas di jalur utama trans Jawa.
Secara geografis Kabupaten Nganjuk berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Madiun. Selain itu juga dikelilingi pegunungan dan hutan, di sebelah utara Pegunungan Kendeng, sebelah barat lereng Gunung Lawu, sebelah selatan lereng Wilis, Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Kali Brantas dan di tengahnya di belah oleh Kali Widas, dimana dua kali tersebut disamping memberi manfaat bagi pertanian sering mendatangkan bencana banjir dimusim penghujan. Letak yang seperti itu, dapat digambarkan bahwa Kabupaten Nganjuk mirip dengan sebuah cawan/mangkok.
Letak geografis sebagaimana digambarkan diatas menyebabkan Kabupaten Nganjuk sebelum tahun 1975 mempunyai karakteristik sebagal berikut:
1.      Sebagaian wilayah berupa daerah kering dengan sawah tadah hujan ( Rejoso, Bagor utara, Wilangan, Nganjuk,Gondang, Lengkong dan Ngluyu),
2.      Sebagaian lagi merupakan daerah dataran tinggi dengan udara yang sejuk yang cocok dikembangkan untuk daewrah wisata (Kecamatan Sawahan, Loceret dan Ngetos),
3.      Sebagaian lagi daerah banjir (Lengkong, Patianrowo, Jatikalen, Kertosono, Ngronggot, Sukomoro, dan Prambon);
4.         Sebagalan lagi daerah pertanian yang subur yang mendapat irigasi dan Kali Brantas (Kec Tanjunganom, Ngronggot, Prambon dan Kecamatan Baron). 


KABUPATEN NGANJUK


 KEADAAN UMUM 

 A. LUAS DARATAN :1.224,34 Km2

 Terdiri dari
 1. Pemukiman / kampung :154,90 km2
 2 . Persawahan :474,17 km2
 3. Pertanian Tanah Kering :140,98 km2
 4. Kawasan Hutan :442,04 km2
 5. Rawa / Danau / Waduk:11,35 km2
7. Lain - lain:0.88 km2
 B. WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN :

 1. Pembantu Bupati :5
 2. Kecamatan :20
 3. Kelurahan :9
 4. Desa:268
 5. Dusun :721
 6. Rukum Warga:2.137
 7. Rukun Tetangga:6.986

GAMBARAN UMUM 

Kabupaten Nganjuk metrupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian barat dari wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Nganjuk terletak pada Koordinat 1115’ sampai dengan 11113’ BT 70 20’ sampai dengan 70 50 LS.

Batas Wilayah
Utara               : Kabupaten Bojonegoro
Selatan            : Kabupaten Kediri dan Trenggalek
Timur               : Kabupaten Jombang
Barat               : Kabupaten Madiun dan Ponorogo

Topografi
Kabupaten Nganjuk terbagi menjadi tiga bagian menurut jenis tanah , yaitu tanah sawah 35, tanah kering 27 %, dan tanah hutan 38%. Dengan wilayah yang luasnya 122.433,1 Ha, Kabupaten Nganjuk terbagi menjadi 20 Kecamatan dan 284 desa dan kelurahan. Sebagian besar kecamatan berada pada dataran rendah dengan ketinggian antara 46 sampai 95 meter diatas permukaan laut. Sedangkan 4 (empat ) kecamatan yang berada pada daerah pegunungan terletak pada ketinggian 150 sampai dengan 750 meter diatas permukaan laut. Daerah tertinggi yaitu desa Ngliman Kecamatan Sawahan.

Keadaan / Struktur Tanah
Wilayah Kabupaten Nganjuk memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman. Kondisi dan struktur tanah yang produktif ini sekaligus ditunjang penyediaan air kali widas yang mengalir sepanjang 69,332 Km dan mengairan daerah seluas 430,150 Km2.

Dari luas wilayah tersebut dapat dibagi menjadi 3 Jenis  :
Sawah                         :           42.986,4 ha    
Kering                         :           32.439,7 ha
Hutan                          :           47.007,0 ha
Sumber : Nganjuk dalam angka 2010




baca juga

2 komentar:

Translate