NETRAL.www.nettral.org

H.NJONO DJOJO ASTRO - KH.A.SYAIFUL ANAM

Marilah bergabung bersama kami RELAWAN (NETRAL) melakukan gerakan WORO-WORO Mengusung dan memberangkatkan, mendukung,memilih ASLI WONG NGANJUK Calon Perseorangan Bupati/Wakil Bupati:H.NJONO DJOJO ASTRO – KH.A.SYAIFUL ANAM (NETRAL)
Free Domain Name Registration

SURAT TERBUKA-TERBATAS

Kepada

Yth. 1. Bpk. H. Njono Djojo Astro

2. Bpk. KH. A. Syaiful Anam, Spdi. Msi

3. Ketua Tim Netral

4. Sekretaris Tim beserta Jajaran Sekretariat Netral.

Di

NGANJUK.

Assalamu’alaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh.

Dengan segala kerendahan hati dan dengan segenap penghormatan yang setinggi-tingginya bersama ini saya menyatakan Mengundurkan Diri : dari sebagai karyawan Sekretariat Netral Jalan Kartini no 55 – 57 Nganjuk. Mohon perkenan Bapak menerima ucapan tulus terima kasih saya.

Sejak bulan April mengabdikan diri dengan hampir seluruh waktu menyiapkan persiapan administrasi kesekretariatan, dukungan, motifasi-lapangan hingga datangnya Berkah Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Netral pasti berhasil menjadi Calon Bupati dan Wakil Buapati Nganjuk Harapan Masyarakat Nganjuk. Beberapa dari semua upah bulanan saya telah saya terima dan bermanfaat serta barokah bagi ekonomi keluarga saya.

Seiring dengan itu, saya juga memohon sudi kiranya Bapak memaafkan saya atas pengunduran diri saya ini. Perkenankan pula saya menjelaskan sekaligus sebagai hanya satu-satunya sebab dan alasannya, ; yaitu sejak tgl 25 September 2012 putri saya datang dari Sumatra untuk rujukan berobat ke RSU Surabaya. Meskipun semua kegiatan kesekretariatan tetap saya kendalikan, namun sejak itu pula saya tidak berada selama 24 jam di Sekretariat Netral seperti biasanya.

Oleh karena keterdesakan ekonomi rumah tangga saya, dengan keberanian dan keterpaksaan saya mengajukan keluhan dan pada tanggal 13 Oktober 2012 memohon untuk dibayarkan upah kerja bulan September 2012 dan Alhamdulillah saya diberikan kasbon sebesar Rp. 3 juta rupiah dengan rincian Rp. 2 juta kas bon bagi saya dari perhitungan Upah bulan September yang telah disetujui sebesar Rp. 10.384.615,- dan Rp. 1 juta untuk kasbon bagi Ninok dari Upah Bulan September yang telah disetujui sebesar Rp. 2.942.308,-

Saya sangat berterima kasih dan benar-benar terbantu dengan kasbon itu, sehingga pengobatan putri saya dapat dipindahkan menjadi berobat jalan (sesuai kemampuan biaya) di RSU terdekat. Saya ayah buruk jika mempertahankan 24 jam pekerjaan dan membiarkan anak sakit tanpa biaya.

Saya sadar bahwa pekerjaan itu menuntut juga tanggung jawab untuk harus siap 24 jam dan tidak ada pilihan lain, maka seyogyanya dengan segala kerendahan hati saya mohon bahwa hanya itu satu-satunya alasan saya mengundurkan diri boleh kiranya dimaklumi.

“Tidak ada pekerja maha penting”. Itulah prinsip dalam kerja saya, sehingga telah saya lakukan koordinasi dan pemindahan status pekerjaan terhadap yang telah dikerjakan, sedang dikerjakan dan akan dikerjakan oleh saya dan staf kepada Ketua Tim dan Sekretaris Tim Netral sebagaimana Bapak H. Njono Djojo Astro ketahui waktu dan tempatnya.

Sebagai pekerja administrasi system profesional dan motifator profesional, saya dapat mempertanggungjawabkan semua yang perlu, baik moril maupun materiil. Untuk itu tentulah diperlukan klarifikasi, baik kepada Bapak sebagai Owner (bila Bapak memerlukan), tetapi juga (harus) secara terbuka kepada semua pihak yang telah saya berikan motifasi. Hal itu adalah tanggung jawab dan atau keniscayaan bagi profesi seorang motifator.

Sebagai pekerja dan juga simpatisan yang sudah membuat dan melaksanakan serta mengevaluasi seluruh kegiatan, tentulah memahami semua system secara utuh di Sekretariat Netral, untuk itu sebagai profesional saya bersedia dan siap diandalkan untuk menjaga setiap hal yang bersifat kerahasiaan disetiap detailnya dengan berimbang.

Demikian pengunduran diri saya ini saya ajukan secara terbuka. Dengan junjungan yang tinggi saya mengucapkan “selamat atas keberhasilan Bapak menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk pada pilkada Nganjuk 12 – 12 – 2012”.

Kepada beberapa pihak (Ketua Tim, Sekretaris Tim, Anggota Tim beserta segenap Jajarannya), saya menyampaikan terimakasih atas kebersamaan kita selama ini. Kesan kemesraan, kesan kebersamaan yang indah, mendalam akan terus ada dihati saya ; “Bahwa Saudara/i sekalian adalah kekasih saya. Saya tidak dapat memberikan yang terbaik bagi Saudara/i, tetapi yang terbaik yang ada pada saya telah saya lakukan, hanya itu selama kebersamaan kita”.

Wassalamu’alaikum Warrohmatullai Wabarokatuh.

Nganjuk, 15 Oktober 2012.

Hormat saya

Susilo Raharjo

Sabtu, 21 Juli 2012

Nganjuk



Kabupaten Nganjuk berada di jalur utama Madiun – Solo – Bandung - Jakarta dan Surabaya, serta jalur utama Kediri – Blitar - Malang. Dilintasi jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya – Yogyakarta - Jakarta) dengan stasiun terbesarnya Kertosono. Posisi ini menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagal jalur urat nadi mobilitas di jalur utama trans Jawa.
Secara geografis Kabupaten Nganjuk berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Madiun. Selain itu juga dikelilingi pegunungan dan hutan, di sebelah utara Pegunungan Kendeng, sebelah barat lereng Gunung Lawu, sebelah selatan lereng Wilis, Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Kali Brantas dan di tengahnya di belah oleh Kali Widas, dimana dua kali tersebut disamping memberi manfaat bagi pertanian sering mendatangkan bencana banjir dimusim penghujan. Letak yang seperti itu, dapat digambarkan bahwa Kabupaten Nganjuk mirip dengan sebuah cawan/mangkok.
Letak geografis sebagaimana digambarkan diatas menyebabkan Kabupaten Nganjuk sebelum tahun 1975 mempunyai karakteristik sebagal berikut:
1.      Sebagaian wilayah berupa daerah kering dengan sawah tadah hujan ( Rejoso, Bagor utara, Wilangan, Nganjuk,Gondang, Lengkong dan Ngluyu),
2.      Sebagaian lagi merupakan daerah dataran tinggi dengan udara yang sejuk yang cocok dikembangkan untuk daewrah wisata (Kecamatan Sawahan, Loceret dan Ngetos),
3.      Sebagaian lagi daerah banjir (Lengkong, Patianrowo, Jatikalen, Kertosono, Ngronggot, Sukomoro, dan Prambon);
4.         Sebagalan lagi daerah pertanian yang subur yang mendapat irigasi dan Kali Brantas (Kec Tanjunganom, Ngronggot, Prambon dan Kecamatan Baron). 


KABUPATEN NGANJUK


 KEADAAN UMUM 

 A. LUAS DARATAN :1.224,34 Km2

 Terdiri dari
 1. Pemukiman / kampung :154,90 km2
 2 . Persawahan :474,17 km2
 3. Pertanian Tanah Kering :140,98 km2
 4. Kawasan Hutan :442,04 km2
 5. Rawa / Danau / Waduk:11,35 km2
7. Lain - lain:0.88 km2
 B. WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN :

 1. Pembantu Bupati :5
 2. Kecamatan :20
 3. Kelurahan :9
 4. Desa:268
 5. Dusun :721
 6. Rukum Warga:2.137
 7. Rukun Tetangga:6.986

GAMBARAN UMUM 

Kabupaten Nganjuk metrupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian barat dari wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Nganjuk terletak pada Koordinat 1115’ sampai dengan 11113’ BT 70 20’ sampai dengan 70 50 LS.

Batas Wilayah
Utara               : Kabupaten Bojonegoro
Selatan            : Kabupaten Kediri dan Trenggalek
Timur               : Kabupaten Jombang
Barat               : Kabupaten Madiun dan Ponorogo

Topografi
Kabupaten Nganjuk terbagi menjadi tiga bagian menurut jenis tanah , yaitu tanah sawah 35, tanah kering 27 %, dan tanah hutan 38%. Dengan wilayah yang luasnya 122.433,1 Ha, Kabupaten Nganjuk terbagi menjadi 20 Kecamatan dan 284 desa dan kelurahan. Sebagian besar kecamatan berada pada dataran rendah dengan ketinggian antara 46 sampai 95 meter diatas permukaan laut. Sedangkan 4 (empat ) kecamatan yang berada pada daerah pegunungan terletak pada ketinggian 150 sampai dengan 750 meter diatas permukaan laut. Daerah tertinggi yaitu desa Ngliman Kecamatan Sawahan.

Keadaan / Struktur Tanah
Wilayah Kabupaten Nganjuk memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman. Kondisi dan struktur tanah yang produktif ini sekaligus ditunjang penyediaan air kali widas yang mengalir sepanjang 69,332 Km dan mengairan daerah seluas 430,150 Km2.

Dari luas wilayah tersebut dapat dibagi menjadi 3 Jenis  :
Sawah                         :           42.986,4 ha    
Kering                         :           32.439,7 ha
Hutan                          :           47.007,0 ha
Sumber : Nganjuk dalam angka 2010




baca juga

Minggu, 06 Mei 2012

STRATEGI PEMBANGUNAN


STRATEGI PEMBANGUNAN


Kondisi Kabupaten Nganjuk dengan segala ragam karakteristik dan heterogenitasnya, memiliki potensi untuk dikembangkan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan memben rasa adil, aman, nyaman dan sejahtera pada masyarakatnya. Dari3 (tiga) misi yang telah ditetapkan, diperlukan pemilihan strategi pembangunan daerah untuk dapat membawa Kabupaten Nganjuk menjadi kabupaten yang jujur, baik dan bersih, adil dan seahtera.


1. Strategi Percepatan Reformasi Pemenntahan
Strategi ml mencakup upaya penyempurnaan tata kelola pemenntahan yang dinamis dan demokratis disertal dengan pengembangan sikap mental dan perilaku aparatur yang jujur dan berakhlak mulia berdasarkan kompetensi dan profesionalitas dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.


2. Strategi Pemberdayaan SDM
Strategi mi dimaksudkan untuk penguatan sikap mental aparatur dan masyarakat agar mampu bersaing datam kehidupan global dengan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal guna menciptakan kehidupan yang HARMONIS

3. Strategi Partisipatif
Strategi ni sebagal upaya penciptaan situasi dan kondisi agar masyarakat mampu berperan aktif dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan serta medorong masyarakat yang kurang beruntung agar dapat meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

4. Strategi Pemerataan
Strategi mi bertujuan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan, baik ditinjau dan segi ekonomi, politik dan sosial budaya, serta antar wilayah, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhannya.

5. Strategi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan
Strategi mi bertujuan mengembangkan kegiatan pembangunan ekonomi secara menyeiuruh, dengan harapan akan mampu memberikan kontribusi yang cukup untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan hasilnya dinikmati oleh seluruh masyarakat;

6. Strategi Akselerasi Pembangunan lnfrastruktur
Strategi mi memfokuskan pada percepatan penyelencjgaraan pembangunan infrastruktur terutama pada pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi dan bidang pembangunan lainnya.


Meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, profesional, berbudaya dan berakhlak mulia.

A. Sektor Pendidikan, Pemuda dan Olahraga




a. Program Pendidikan Murah dan Bermutu.


1) Pemantapan sekolah gratis 9 tahun, rintisan wajib belajar 12 tahun.
2) Peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
3) Pemerataan fasititas dan sarana prasarana pendidikan.
4) Peningkatan mutu dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.
5) Beasiswa bagi penduduk miskin dan cerdas.
6). Meningkatkan mutu pendidikan diseluruh tingkatan tanpa ada yang dikecuali kan, termasuk kelengkapan sarana I prasarana penunjang pendidikan.
7). Menekan biaya pendidikan semurah-murahnya disemua tingkatan.
8). Mempnoritaskan anak didik dan keluarga tidak mampu untuk mendapatkan fasilitas pendidikan disemua tingkatan.
9). Memberikan fasilltas yang optimum bagi siswa yang memiliki prestasi terbaik agar dapat menewskan cita-citanya kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.
1O).Bebas pungutan biaya yang tidak resmi dalam kegiatan pendidikan.
1 1).Memprioritaskan anak didik dan keluarga tidak mampu untuk mendapatkan fasilitas pendidikan merata disemua tingkatan dan Memberikan fasilitas yang optimum bagi siswa yang memiliki prestasi terbaik agar dapat meneruskan cita-citanya kejenjang pendidikan yang Iebih tinggi.
12). Penataan tenaga pendidik dan kependidikan disekolah sesuai dengan kebutuhan.


b. Program Pemuda, Pelajar dan Mahaslswa Dinamis


1) Pemuda, pelajar dan mahasiswa cinta bangsa.
2) Pemuda, pelajar dan mahasiswa mandiri.
3) Penyediaan pusat kegiatan dan pengembangan bakat dan minat kawula muda.
4) Fasihtasi Pemuda, Pelajar, Mahasiswa dan warga masyarakat berprestasi.

c. Program Cinta Olahraga

1) Pengembangan Sport Centre.
2) Pembinaan Prestasi Atlit Jangka Panjang.
3) Fasilitasi Olahraga Profesional
4). Penyediaan dana untuk kegiatan olahraga;
5). Pembinaan dan pemasyarakatan olahraga

B. Sektor Kesehatan

a. Program Kesehatan Murah dan Berkualitas.

1) Cakupan menyeluruh Jaminan Kesehatan Masyarakat.
2) Layanan Puskesmas gratis dan bermutu sesuai ketentuan yang berlaku, murah terjangkau, mudah dan cepat dengan mengutamakan keselamatan pasien.
3) Revitalisasi Posyandu.
4) Penguatan kesadaran Gerakan Hidup Sehat.
5) Penanggulangan penyalahgunaan NAPZA.
6). Menjamin dan mempermudah masuknya Badan Usaha Swasta untuk berinvestasi di bidang kesehatan.
7). Mengembangkan fasilitas sarana I prasarana kesehatan yang memadai,baik di Rumah Sakit Umum maupun di Puskesmas.
8). Meningkatkan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat tanpa membedakan dan manapun asal pasien.
9). Memberikan kemudahan kepada keluarga pasien untuk menyelesaikan kewajiban, tanpa jaminan pasien tinggal di tempat perawatan.

C. Sektor Tenaga Kerja

a. Program Pengurangan Pengangguran dan Perlindungan Tenaga Kerja.

1) Revitalisasi Balai Latihan Kerja berbasis kompetensi dengan penerapan Competency Based Trainning.
2) Meningkatkan kesempatan kerja balk lokal, atar daerah maupun antar negara.
3) Meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.
4) Mengupayakan ketenangan bekeija dan berusaha (industrial peace).
5) Masyarakat Pelopor Kewirausahaan.
6). Memberikan informasi seluas — luasnya kepada pencan kerja.
7). Memberikan bimbingan syarat formal bagi calon tenaga keqa.
8). Memberikan pembinaan dan pelatihan kepada Pengusaha I Tenaga kerja.
9). Menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, antara lain : Sektor Agro, Sektor Industri, Sektor Kerajinan, Home lndustn dli.

D). Sektor Sosia

a. Program Sayangi Sesama

1) Pembangunan Rumah Singgah Terpadu Berbasis Komunitas.
2) Peduli Diffable dan Individu Berkebutuhan Khusus
3) Gerakan Sayang Lansia, dengan memberi kemudahan pelayanan yang dibutuhkan
4) Santunan duka cita bagi masyarakat miskin.

b. Program Penanggulangan Kemiskinan

1) Pemantapan Program Penyelamatan, Pemberdayaan dan Penguatan Masyarakat Miskin.
2) Gerakan Lumbung Pangan Perdesaan.
3) Penyediaan dana tanggap bencana untuk mengantisipasi dampak bencana alam khususnya di bidang pertanian.
4) Pemenuhan standar mutu lingkungan yang mampu menyediakan bahan baku industri dan hutan rakyat yang lestari sesuai potensi yang dimiliki.

E. Sektor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

1) Perwujudan Kabupaten Layak Anak.
2) Peningkatan Layanan Penanganan Masalah KDRT dan trafficking Perempuan dan Anak.
3) Pengembangan kebijakan berbasis gender.
4). Penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak;
5). Peningkatan kwaiitas hidup dan perlindungan perempuan
6). Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan.

Meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penanggulangan kemiskinan yang berbasis pada pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah, industri, infrastruktur, sumber daya alam dan llngkungan hidup;


 Meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penanggulangan kemiskinan yang berbasis pada pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah, industri, infrastruktur, sumber daya alam dan llngkungan hidup;




A. Sektor Pertanian I Perkebunan I Perikanan I Peternakan:


1) Memantapkan kecukupan pangan, sandang dan papan bagi seluruh warga masyarakat.
2) Melakukan upaya-upaya swasembada pangan berkelanjutan.
3) Peningkatan produksi pertanian, perikanan, perkebunan dan petemakan, dengan mendorong ketercukupan kebutuhan bibit bermutu, pupuk, obat & modal
4) Subsidi peningkatan produksi pertanian,
5) Subsidi peternakan (kambing dan sapi) untuk menunjang pertanian organik.
6). Melakukan gerakan peduli sarana I prasarana secara gotong royong.
7). Mengupayakan terjaminya harga komoditas (Resi gudang).
B). Mempñoñtaskan pembangunan sarana I prasarana penunjang.
9). Pemberdayaan penyuluh pertanian lapangan
10). Peningkatan penerapan teknologi pertanian
11). Peningkatan kesejahteraan petani
12). Pencegahan dan penaggulangan hama penyakit tanaman pangan dan hortikultura dan ternak.
13). Pengembangan pembangunan pertanian dengan model agropolitan.
14). Pengembangan pupuk organik.

B. Sektorlndustri

1). Adanya Jaminan Kepastian Hukum Berusaha
2). Mempermudah dan menyederhanakan prosedur proses segala jenis perijinan khususnya PMDN dan PMA.
3). Membuka lokasi industry di area lahan yang tidak produktif, mengarahkan dan memprioritaskan ijin lokasi industri pada lahan tersebut / sejenisnya.
4). Mengundang dan membuka seluas-luasnya masuknya investor non ritel, balk PMDN maupun PMA untuk berinvestasi di Nganjuk.
5). Melakukan gerakan peduli daerah, dengan mengundang para pengusaha asal Nganjuk yang telah sukses di luar daerah untuk membuka usaha batk usaha bat-u mau pun cabang / perwakflan di Nganjuk.
6). Mempromosikan potensi peluang usaha, dengan mengundang investor balk asing maupun lokal domistik.
7). Membangun industri didalam suatu kawasan industri diatas lahan non produktif dan mendorong munculnya industri rumah tangga secara merata disetiap wilayah kecamatan.
8). Investasi Jasa Manufaktur dsb : Mempermudah & menyederhanakan proses perijinan , antara lain Segala jenis pembayaran dilakukan melalui perbankan, sambil menunggu kelengkäpan data administrasi proses Ijin sudah bisa dilakukan, memperpendek waktu proses perijinan, membebaskan segala pungutan liar terkait perijinan.

C. Sektor Usaha Kecil Mikro & Usaha non formal Industri Rumah Tangga (Home Industry)

a. Program Pengembangan UMKM dan Koperasi

1). Membuka dan memberikan peluang dan tempat usaha yang seluasluasnya.
2). Membuka dan mendorong muncu(nya home industri di beberapa tempat, sesual kondisi dan karakter budaya daerah.
3). Memberikan ijin gratis dan menciptakan akses jaringan usaha yang luas.
4). Memberikan pembinaari secara terus menerus sesuai kebutuhan, khususnya ketrampilan, bahan baku, alat penunjang, pemasaran dan modal kerja.
5). Pengembangan sentra-sentra industri rumah tangga dan industn kecil.
6). Pengembangan tekno(ogi industri bagi UMKM.
7). Peningkatan kwalitas kelembagaan koperasi.

b. Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Kerakyatan

1) Revitalisasi Pasar Tradisional, sehingga dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pedagang maupun konsumen
2) Pemberdayaan dan Penataan PKL secara Humanis, antara lain disediakan tempat yang layak
3) Fasilitasi dan Bantuan Modal bagi PKL, Pedagang Pasar Tradisional dan UMKM.
4) Pengembangan Ekonomi melalui Strategi One Village One Product.
5). Memberdayakan peran serta BUMD dan Swasta, untuk menyediakan sarana I prasarana penunjang kegiatan pasar tradisional.
6). Memberi perlindungan dan mengembangkan pasar tradisional dengan membatasi pasar modern.

D. Sektor Pariwisata dan Budaya

a. Program Pengembangan Sektor Pariwisata

1). Memberdayakan secara optimal tempat obyek wisata yang telah terbangun.
2). Menggali segala jenis potensi obyek wisata.
3). Menyediakan fasilitas sarana I prasarana penunjang keamanan & kenyamanan bagi wisatawan.
4). Melindungi, memelihara, melestarikan dan mengembangkan segala jenis obyek wisata.
5). Pengembangan pemasaran pariwisata

b. Program Cinta Budaya

1) Revitalisasi kebudayaan dan kesenian lokal.
2) Branding Nganjuk sebagai Pusat Budaya dan Pariwisata
3) Pengembangan Pusat Wisata Religi, Kuliner dan Kerajinan Khas Nganjuk
4) Menyediakan sarana I prasarana penunjang kegiatan.
5). Memberikan bantuan biaya kegiatan.
6). Memberikan pembinaan secara terus menerus.
7). Mencetak bakat kader muda sebagai generasi pewaris I penerus.
8). Melindungi, memelihara, melestarikan dan mengembangkan segala jenis Seni dan Budaya yang ada di Nganjuk sebagai obyek tujuan wisata.

E. Sektor lnfrastruktur Dan Tata Ruang

a. Program Pemeliharaan, Peningkatan dan Pembangunan I nfrastruktur.

1). Membangun infrastwktur yang memifiki dampak pertumbuhan ekonomi.
2) Peningkatan infrastruktur pertanian untuk meriunjang pembangunan pertanian berkelanjutan.
3) Membuat regulasi dan perencanaan yang mampu menunjang nvestasi dan peluang usaha yang kondusif.
4) Peningkatan insfrastruktur pendidikan.
5) Peningkatan infrastruktur kesehatan.
6). Fasditas umum : Menyodiakan dan memberdayakan sarana I prasarana agar dapat berfungsi dan bermanfaat untuk kenyamanan masyarakat, khususnya terkait keselamatan.

b. Program Pelayanan higasi dan Pengendallan Banjir

1). Pengembangan dan pengeloaan jaringan irigasi
2). Penyediaan dan pengelolaan air baku, dengan membangun bendungan/waduk baru;
3) Revitalisasi Saluran Drainase Perkotaan.
4) Pembudayaan Gerakan Bersih Sungai dan Drainase.
5) Konservasi Lahan, Pembangunan baru dan pemeliharaan Embung! Bendungl Chek Dam.

C. Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Transportasi

1) Evaluasi dan Penataan Kembali Trayek Angkutan Kota/Pedesaan dan Peremajaan Angkutan agar Lebih Manusiawi.
2) Peningkatan Operasional dan Pemeliharaan infrastruktur transportasi.
3) Optimalisasi dan revitalisasi terminal.
4) Berupaya untuk selalu meremalakan armada angkutan penumpang umum dan melakukan uji kelayakan kendaraan umum secara benar dan termonitor secara terus menerus.

d. Program Pembangunan Perumahan

1). Memberdayakan peran pengembang, untuk menyediakan rumah sederhana diatas lahan non produktif dengan harga murah terjangkau, tersebar di beberapa wilayah kota hingga pelosok pedesaan melalui fasilitas KPR.
2). Memberikan kemudahan bagi pengembang yang membangun perumahan / property lainya diatas lahan non produktif, baik diwilayah perkotaan maupun di wilayah pedesaan.
3). Pemugaran perumahan bagi penduduk miskin
4). Bantuan pemugran rumah swadaya.

e. Program Pembangunan Infrastruktur Perkotaan

1) Pemantapan Nganjuk yang Aman, Sehat, Rapi dan lndah.
2) Reklame Tertib dan tndah
3) Pengembangan Manajemen Pengelolan Sampati Ramañ Ungkungan Berbasis Teknologi
4) Air Bersih bagi Semua

f. Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh

1) Perbaikan Lingkungan Kawasan padat penduduk.
2) Perlind ungan Kawasan Konservasi.
3) Pengembangan Pusat-pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru.
4). Pengembangan lereng G.Wilis untuk pertanian hortikultura, perikanan dan peternakan, serta pariwisata.


GARIS BESAR PROGRAM

1. Misi 1: Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang jujur, balk dan bersih, melalui peningkatan kwalitas birokrasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan bebas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

A. Sektor Pemerintahan

a. Program Percepatan Reformasi Pemerintahan

(1). Mempermudah & mempercepat pelayanan KTP, KK, Akta kelahiran maupun surat keterangan yang sangat dibutuhkan warga masyarakat.
2) Penyempurnaan One Stop Service /pelayanan satu pintu melalui penyederhanaan perijinan.
3) Pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang transparan melalui pembentukan Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa berbasis teknologi informatika (e-procurement).
4) Penyempurnaan e-Government
5) Pengembangan pola karier PNS yang transparan berlandaskan kompetensi dengan memperhatikan DUK dan PDLT, dengan memberdayakan tugas dan fungsi BAPERJAKAT.
6). Promosi dan mutasi jabatan didasarkan pacia kompetensi atau kecakapan pegawal yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial, intelektual dan kompetensi etik.
7). Memberdayakan tugas dan fungsi pengawasan internal, dengan memberikan sanksi yang tegas kepada yang menyimpang dan memberikan reward terhadap karyawan yang berprestasi.
8). Peningkatan koordinasi antar SKPD
9). Penataan kelembagaan dan organisasi perangkat daerah
10). Peningkatan kwalitas pelayanan publik
11). Peningkatan kapasitas aparatur.

b. Program Percepatan Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme

1) Implementasi pakta integritas bagi pejabat pemerintahan.
2) Bebas pungutan liar dalam urusan perijinan dan pelayanan.
3) Revitalisasi pusat informasi dan peayanan pengaduan masyarakat.
4) Rekruitmen CPNS yang bersih dan transparan.
5) Meningkatkan kesejahteraan dan ketenangan keqa PNS dan perangkat desa.

c Program Keamanan dan Ketertiban dalam Kehidupan Bermasyarakat, Bemegara dan Kerukunan Kehidupan Beragama

1). Pengembangan wawasan kebangsaan
2) Peningkatan keamanan dan wawasan kebangsaan
3). Pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan;
4) Pengembangan budaya tertib.
5) Peningkatan pendidikan politik masyarakat;
6) Bantuan dan konsultasi hukum masyarakat miskin.
7). Peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan.
8). Fasilitasi keagamaan dan kerukunan hidup antar umat beragama;
9). Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Mah Esa;
10). Bantuan tempat ibadah;
11). Peningkatan pelayanan calon jemaah haji;
12). Pelayanan bantuan keagamaan dan pendidikan keagamaan non formal.

d. Program Pemberdayaan Pemerintahan Desa

1). Peningkatan potensi desa
2). Peningkatan keberdayaan masyarakat desa
3). Peningkatan pendapatan desa
4). Peningkatan daya bell masyarakat desa
5). Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa..
6). Peningkatan kapasitas aparatur pemenntahan desalkelurahan
7). Peningkatan peran perempuan didesa.


e. Program Sinergitas Pembangunan
1) Optimalisasi rembug warga melalui penunjangan alokasi dana desa/kelurahan.
2) Revitahsas perencanaan, penganggaran dan pengawasan yang prorakyat.
3) Pengembangan kerjasama daerah perbatasan.
B. Sektor Keuangan
a. Program Peningkatan Kemandinan Keuangan Daerah dan Pengembangan Pengelolaan Aset Daerah
1). Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
2). Penyusunan dan dokumentasi PAD;
3). Pembinaan dan penagihan pajak dan retribusi daerah;
4) Penyelamatan dan optimalisasi aset pemerintah daerah yang terbengkalai.
5). Pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan
6). Peningkatan pengelolaan pendapatan daerah.
b. Program pengembangan Lembaga Keuangan
1). Mendorong lembaga keuangan (Bank Umum) untuk membuka kantor cabang atau kantor cabang pembantu di Wilayah Ibu kota Kabupaten Nganjuk.
2). Mendorong peran serta BPR dan Koperasi Simpan pinjam untuk mampu aktif memenuhi kebutuhan pedagang disektor UKM;
3). Mendorong hadirnya lembaga penjaminan kredit usaha kecil mikro, yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang bergerak dibidang usaha kecil mikro.


VlSI DAN MISI


VlSI DAN MISI

Dengan memperhatikan kondisi daerah dan isu-isu strategis yang dihadapi oleh Kabupaten Nganjuk, agar supaya penyelenggaraan pemenintahan daerah dan pelaksanaan pembangunan daerah dapat terlaksana dengan balk sesual dengan tujuan dan sasaran otonomi daerah yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan peningkatan daya sairig daerah, maka perlu dirumuskan Vlsi dan Misi.
Pada hakekatnya, vlsi adalah pandangan jauh kedepan, lima tahun kedepan kearah mana dan bagaimana Kabupaten Nganjuk mi dikelola. Vlsi mi merupakan janji dan komitmen kami kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk, dengan segala kemampuan yang ada secara konsisten, dan konsekwen akan kami Iaksanakan sebagal seorang pemimpin. Sedangkan Misi adalah rumusan secara umum mengenai upaya-upaya yang akan kami lakukan untuk mewujudkan Vlsi.

A. VISI

“BERTEKAD MEMBANGUN PEMERINTAHAN YANG JUJUR, BAlK DAN BERSIH, MENUJU MASYARAKAT NGANJUK YANG MAJU, ADIL DAN SEJAHTERA”

Bertekad membangun pemerintahan yang jujur, balk dan bersih artinya adanya fiat atau kehendak yang sungguh-sungguh dengan dilandasi ketulusan dan keikhlasan, dengan tidak melakukan KKN, serta menjunjung tinggi kepemenintahan yang balk (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government) dan para penyelenggara pemenintahan dan pelaksana pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Nganjuk yang maju, adil, dan sejahtera. Secara filosofis makna yang terkandung dalam vlsi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Bertekad membangun mengandung makna adanya fiat atau kehendak yang sungguh-sungguh dan Pemenintah Kabupaten dalam membangun Daerah untuk mewujudkan masyarakat Nganjuk yang maju, adil dan sejahtera.
2. Jujur, mempunyal makna bahwa penyelenggara pemenintahan, pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dengan mat dan itikad balk dilandasi ketulusan dan keikhiasan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.
3. Baik dan bersih mempunyai makna bahwa dalam penyelenggaraan pemenintahan dan pelaksanaan pembangunan de ngan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas dan partisi patif.
4. Maju adalah suatu kondisi dimana sumber daya manusia daerah memiliki kepribadian bangsa, berakhlak mulia, memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, sehat jasmani dan rohaninya.
5. AdiI adalah perwujudan kesamaan hak dan kewajiban dalam segala aspek kehidupan tanpa membedakan latar beJakang suku, agama, ras dan golongan. OIeh karena itu semua unsur masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan disegala b’dang dan hasilnya dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat;
6. Sejahtera adalah kondisi kehidupan individu dan masyarakat yang cerdas, sehat, merasa aman, tenteram, damai, serta memiliki kemampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasamya meliputi sandang, pangan dan papan.
B. MISt:
1. Meningkatkan tata ketola pemerintahan yang jujur, baik dan bersih, melalul peningkatan kwalitas birokrasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan bebas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).
Misi mi merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk mewujudkan cita-cita mulianya yaltu dengan didukung oleh birokrasi yang kuat, memiliki kapasitas, kredibilitas dan integnitas yang tinggi. Dalam menyelenggarakan pemenintahan dan pelaksanaan pembangunan didukung oleh komponen masyarakat dengan mengedepankan partisipasi, tranparansi, responsibilitas, berorientasi pada konsensus bersama, adil,

efektif, efisien, akuntabef dan penegalcan supremasi hukum ciafam menciptakan ketenteraman dan ketertiban masyarakat;
2. Meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penanggulangan kemiskinan yang berbasis pada pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah, industri, infrastruktur, sumber daya alam dan Iingkungan hidup;
Misi mi merupakan upaya Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan kesejahteraan dibidang ekonomi, yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi yang mantap dan berkelanjutan, dengan memperhatikan nilal keadilan dan kepentingan sosial dan berwawasan hngkungan. Fokus utama pada pemberdayaan perekonomian rakyat, penanggulangan kemiskinan, penyediaan sarana dan prasarana, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup;
3. Meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, profesional, berbudaya dan berakhlak mulia.
Misi mi merupakan upaya Pemenntah Kabupaten Nganjuk dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, sehat, profesional, berbudaya dan berakhlak mulia, yang pada gihrannya akan membentuk manusia yang produktif, kompetitif dengan dilandasi akhtak mulia sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan misi-misi yang lainnya.


ISU-ISU STRATEGIS KABUPATEN NGANJUK


 ISU-ISU STRATEGIS KABUPATEN NGANJUK

Pembangunan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dan pemecahan isu-isu strategis daerah. Oleh karena itu, berdasarkan capaian yang telah ada dan tantangan pembangunan daerah ke depan selanjutnya ditetapkan isu-isu strategis yang dihadapi 5 (lima) tahun ke depan.
1. Peningkatan pelayanan publik dalam berbagai urusan pembangunan, utamanya pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan.
2. Implementasi penanggulangan kemiskinan dan pengarigguran.
3. Peningkatan pemberdayaan usaha mikro kecil maupun menengah dalam pemasaran dan permodalan serta tantangan perdagarigan bebas.
4. Pengembangan dan pemanfaatan potensi unggulan dan sumber daya daerah.
5. Peningkatan SDM aparatur yang profesional, berkarakter, bersih, dan anti KKN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
6. Terbatasnya sarana-prasarana dalam mendukung tata kelola pemenntahan yang baik.
7. Peningkatan kehidupan dan kerukunan hidup beragama, moral, etika dan akhlak mulia masyarakat dalam menghadapi globalisasi.
8. Pengarusutamaan gender dan perlindungan anak serta penyandang masalah kesejahteraan sosial.
9. Penyediaan infrastruktur daerah yang memadai
10. Pengembangan potensi wisata untuk menciptakan daya tank wisata yang berbudaya, serta
11. Rendahnya daya dukung lingkungan antara lain telah merosotnya unsur hara pada sawah-sawah pertanian sebagai akibat kurang diperhati-kannya kaidah-kaidah kelestarian dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam rangka menyelesaikan isu-isu strategis ke depan, maka tekad dan semboyan “tekad membangun Nganjuk tanpa korupsi” akan selalu kami kedepankan apabila mendapat amanat dan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Nganjuk tercinta mi ke depan.

Translate