Kabupaten Nganjuk berada di jalur utama Madiun
– Solo – Bandung - Jakarta dan Surabaya, serta jalur utama Kediri – Blitar - Malang.
Dilintasi jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya – Yogyakarta - Jakarta)
dengan stasiun terbesarnya Kertosono. Posisi ini menjadikan Kabupaten Nganjuk
sebagal jalur urat nadi mobilitas di jalur utama trans Jawa.
Secara geografis Kabupaten Nganjuk berbatasan
dengan Kabupaten Bojonegoro, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Madiun.
Selain itu juga dikelilingi pegunungan dan hutan, di sebelah utara Pegunungan
Kendeng, sebelah barat lereng Gunung Lawu, sebelah selatan lereng Wilis, Sedangkan
sebelah timur berbatasan dengan Kali Brantas dan di tengahnya di belah oleh
Kali Widas, dimana dua kali tersebut disamping memberi manfaat bagi pertanian
sering mendatangkan bencana banjir dimusim penghujan. Letak yang seperti itu,
dapat digambarkan bahwa Kabupaten Nganjuk mirip dengan sebuah cawan/mangkok.
Letak geografis sebagaimana digambarkan diatas
menyebabkan Kabupaten Nganjuk sebelum tahun 1975 mempunyai karakteristik
sebagal berikut:
1. Sebagaian
wilayah berupa daerah kering dengan sawah tadah hujan ( Rejoso, Bagor utara,
Wilangan, Nganjuk,Gondang, Lengkong dan Ngluyu),
2. Sebagaian
lagi merupakan daerah dataran tinggi dengan udara yang sejuk yang
cocok dikembangkan untuk daewrah wisata (Kecamatan Sawahan, Loceret dan
Ngetos),
3. Sebagaian
lagi daerah banjir (Lengkong, Patianrowo, Jatikalen, Kertosono, Ngronggot,
Sukomoro, dan Prambon);
4. Sebagalan
lagi daerah pertanian yang subur yang mendapat irigasi dan Kali Brantas (Kec
Tanjunganom, Ngronggot, Prambon dan Kecamatan Baron).
KABUPATEN NGANJUK
KEADAAN UMUM
| A. |
LUAS DARATAN |
: |
1.224,34 Km2 |
|
Terdiri dari |
|
| 1. Pemukiman / kampung |
: |
154,90 km2 |
| 2 . Persawahan |
: |
474,17 km2 |
| 3. Pertanian Tanah Kering |
: |
140,98 km2 |
| 4. Kawasan Hutan |
: |
442,04 km2 |
| 5. Rawa / Danau / Waduk |
: |
11,35 km2 |
| 7. Lain - lain |
: |
0.88 km2 |
| B. |
WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN |
: |
|
|
1. Pembantu Bupati |
: |
5 |
| 2. Kecamatan |
: |
20 |
| 3. Kelurahan |
: |
9 |
| 4. Desa |
: |
268 |
| 5. Dusun |
: |
721 |
| 6. Rukum Warga |
: |
2.137 |
| 7. Rukun Tetangga |
: |
6.986 |
GAMBARAN UMUM
Kabupaten Nganjuk metrupakan
salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian barat dari
wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Nganjuk terletak pada Koordinat 1110
5’ sampai dengan 1110 13’ BT 70 20’ sampai dengan 70
50 LS.
Batas Wilayah
Utara : Kabupaten Bojonegoro
Selatan : Kabupaten Kediri dan Trenggalek
Timur : Kabupaten Jombang
Barat : Kabupaten Madiun dan Ponorogo
Topografi
Kabupaten Nganjuk terbagi
menjadi tiga bagian menurut jenis tanah , yaitu tanah sawah 35, tanah kering 27
%, dan tanah hutan 38%. Dengan wilayah yang luasnya 122.433,1 Ha, Kabupaten
Nganjuk terbagi menjadi 20 Kecamatan dan 284 desa dan kelurahan. Sebagian besar
kecamatan berada pada dataran rendah dengan ketinggian antara 46 sampai 95
meter diatas permukaan laut. Sedangkan 4 (empat ) kecamatan yang berada pada
daerah pegunungan terletak pada ketinggian 150 sampai dengan 750 meter diatas
permukaan laut. Daerah tertinggi yaitu desa Ngliman Kecamatan Sawahan.
Keadaan / Struktur Tanah
Wilayah Kabupaten Nganjuk
memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis
tanaman. Kondisi dan struktur tanah yang produktif ini sekaligus ditunjang
penyediaan air kali widas yang mengalir sepanjang 69,332 Km dan mengairan
daerah seluas 430,150 Km2.
Dari luas wilayah tersebut dapat dibagi menjadi 3 Jenis :
Sawah : 42.986,4
ha
Kering : 32.439,7 ha
Hutan : 47.007,0
ha
Sumber : Nganjuk dalam angka
2010
baca juga
.
0 komentar:
Posting Komentar